Rencana pelayaran (passage plan)
Passage plan
Rencana pelayaran dari dermaga ke dermaga: rute, titik belok, kedalaman aman, area terlarang, titik lapor, dan rencana darurat.
Dalam 9 bahasa
| Bahasa | Istilah |
|---|---|
| Inggris | Passage plan |
| Rusia | План перехода |
| Rumania | Planul de voiaj |
| Polandia | Plan podróży |
| Latvia | Pārgājiena plāns |
| Filipino | Passage plan |
| Indonesia | Rencana pelayaran (passage plan) |
| Tionghoa | 航次计划 |
| Kroasia | Plan putovanja |
Istilah terkait
Titik belok (waypoint) dan titik mulai belokTitik belok adalah titik di rute tempat haluan berubah; titik mulai belok adalah tempat kemudi harus mulai diputar untuk masuk ke lintasan baru.Sarat dan tanda saratKedalaman lunas di bawah garis air, dibaca dari tanda di haluan, tengah kapal, dan buritan; sarat rata-rata dipakai untuk muatan dan stabilitas.Lambung timbul dan garis muatTinggi tepi geladak di atas garis air; tanda garis muat menunjukkan sarat terdalam yang diizinkan untuk tiap zona dan musim.Trim dan oleng (list)Trim adalah selisih sarat belakang dan depan; oleng (list) adalah kemiringan tetap ke satu sisi akibat muatan tidak merata.Stabilitas dan tinggi metasentris (GM)Kemampuan kapal kembali tegak; GM harus selalu di atas minimum dalam buku stabilitas di setiap tahap pelayaran.Tangga pandu (pilot ladder)Tangga tali untuk naik pandu; harus dipasang dan diikat persis sesuai SOLAS dan diperiksa perwira yang bertanggung jawab.AutopilotMenjaga haluan atau lintasan secara otomatis; peralihan ke kemudi tangan harus dilatih dan wajib di lalu lintas padat dan pemanduan.Anjungan (bridge)Ruang tempat kapal dinavigasikan dan dikendalikan, dengan kemudi, radar, ECDIS, dan peralatan komunikasi.